Ousmane Dembele Jago Bikin Peluang, tapi Harus Bikin Lebih Banyak Gol!


Calonjuarabola
 Didier Deschamps memberikan penilaian objektif untuk salah satu pemain muda terbaiknya, Ousmane Dembele. Bagi Deschamps, pemain dengan kualitas seperti Dembele seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol.

Beberapa bulan terakhir berjalan baik bagi Dembele. Usai terbebas dari cedera, dia mulai bermain reguler dan membantu Barcelona.

Masalahnya, Dembele dinilai masih terlalu mudah membuang peluang. Terkadang Dembele juga butuh terlalu banyak peluang untuk mencetak satu gol.

Kekurangan inilah yang disoroti Deschamps sebagai pelatih Timnas Prancis. Apa katanya?

Perlu banyak bikin gol

Deschamps mengakui kemampuan Dembele dalam menciptakan peluang dan membantu tim, tapi menurutnya Dembele bisa berbuat lebih dari itu. Seharusnya Dembele bisa menyempurnakannya dengan gol.

"Ousmane sudah dan selalu memiliki kemampuan untuk menciptakan banyak peluang dan membuat perbedaan. Dia tidak selalu jadi penentu di kotak penalti, itulah yang paling sulit," kata Deschamps di Goal internasional.

"Yang terpenting adalah kemampuannya membat perbedaan. Meski begitu, benar bahwa seharusnya dia bisa lebih konsisten dari awal sampai akhir pertandingan."

Demi perkembangan Dembele

Deschamps berkata demikian bukan berarti meragukan kemampuan Dembele untuk berkembang. Sebaliknya, dia yakin Dembele bisa jadi pemain yang lebih komplet jika mampu melewati kekurangan tersebut.

"Akan selalu ada sedikit kekurangan yang bisa dihapus seiring waktu berjalan," lanjut Deschamps.

"Terkadang tidak bisa dihapus, tapi itu tidak menghentikan mereka jadi pemain bagus."

"Kita bicara soal pemain yang sudah bermain di level top selama bertahun-tahun dan dia masih sangat muda," tutupnya.

Sumber : www.calonjuarabola.blogspot.com

Thiago Alcantara Sebut Taktik Barcelona Bisa Berjalan Karena Ada Sergio Busquets, Sepakat?


Calonjuarabola
- Gelandang Liverpool, Thiago Alcantara menilai kualitas Sergio Busquets seharusnya tak perlu diragukan lagi. Thiago menyebut taktik Barcelona selalu berjalan ketika Busquets bermain.

Meski sudah menjadi bagian dari kesuksesan Barcelona selama bertahun-tahun, akan tetapi hingga kini masih banyak pihak yang mengecilkan peran Busquets.

Sebagai rekan setim ketika di Barcelona dan tim nasional Spanyol, Thiago tentu paham betul seperti apa kualitas yang dimiliki Busquets di atas lapangan.

Penilaian Thiago Alcantara

Thiago pun tak sepakat dengan pihak yang meragukan kualitas Busquets. Menurutnya, justru kehadiran sang gelandang lah yang membuat taktik Barcelona bisa berjalan.

"Anda selalu membuka debat dan bagi saya tidak ada," kata Thiago kepada Sport ketika membahas soal kritik terhadap Busquets.

“Saya selalu mengatakannya, seiring waktu Anda menonton sepak bola dan menjadi lebih analitis. Saat Busquets bermain untuk Barcelona, [taktik] Barcelona selalu bekerja. Dia profesional yang hebat. Anda melihatnya berlatih dan Anda terus belajar darinya," tambahnya.

"Bukan saya yang mempertanyakan [kualitas Busquets], ucapkan selamat padanya dan manfaatkan saat kita bersama." tandasnya.

Prestasi Sergio Busquets

Sejak menembus tim utama Barcelona pada 2008 silam, Busquets hingga kini sudah bermain dalam 618 laga di semua kompetisi untuk tim asal Catalan tersebut.

Busquets sukses mempersembahkan sederet gelar juara bergengsi, mulai dari delapan trofi La Liga, enam Copa del Rey, tiga Liga Champions, hingga tiga trofi Piala Dunia Antarklub.

Sumber : www.calonjuarabola.blogspot.com

Pecahkan Rekor, Lionel Messi Pencetak Gol Terbanyak di Satu Liga

 


Gol berhasil dicetak Lionel Messi ke gawang Real Sociedad pada jornada 28 Liga Spanyol 2020-2021, Senin (22/3/2021) dini hari WIB. Tambahan dua gol itu resmi menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak pada satu kompetisi liga di Eropa.

Sejak debut pada 2005, Lionel Messi memang sudah digadang-gadang bakal menjadi megabintang sepakbola. Catatan golnya terus meningkat dari tahun ke tahun.

Kini, Lionel Messi total mengemas 467 gol di Liga Spanyol sejak musim 2004-2005. Koleksi itu menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak pada satu kompetisi liga di Eropa, tepatnya Spanyol.



“467 gol dan terus berlanjut. Lionel Messi memecahkan rekor untuk gol terbanyak dalam satu liga di Eropa,” tulis akun Twitter @brfootball, Senin (22/3/2021).

Ya, Lionel Messi memang tidak pernah hengkang dari Liga Spanyol sejak melakoni debut. Ia bahkan sudah resmi menjadi pemain dengan jumlah penampilan terbanyak bagi Barcelona, melewati catatan milik mantan rekan setimnya Xavi Hernandez.

“Lionel Messi mencatatkan penampilan ke-768 berkostum Barcelona di semua kompetisi (663 gol dan 291 assist), menjadi pemain dengan jumlah penampilan terbanyak untuk klub,” cuit akun Twitter @OptaJose.

Tidak hanya itu, Lionel Messi juga mencatatkan rekor apik lainnya terkait keterlibatan gol. Menurut Opta, pesepakbola berusia 33 tahun itu adalah pemain dengan keterlibatan gol terbanyak di Eropa sepanjang 2021.

“Lionel Messi sudah terlibat dalam proses gol lebih banyak dari pemain lain di lima liga top Eropa pada 2021 (23 – 16 gol dan tujuh assist). Emas,” kicau @OptaJose.



Berbagai catatan itu semakin menegaskan kehebatan seorang Lionel Messi. La Pulga memang tidak berhenti mengukir rekor dari satu pertandingan ke pertandingan lain.

Kapten Tim Nasional (Timnas) Argentina itu juga tercatat mengemas minimal 20 gol dalam 13 musim beruntun di Liga Spanyol. Torehan itu membuat Lionel Messi menyandang status sebagai top skor sepanjang masa Liga Spanyol dengan koleksi 467 gol. Jumlah tersebut sudah pasti akan terus bertambah.


Suara Fans Barcelona Usai Messi cs Hajar Real Sociedad: Messi Dewa Sepak Bola!

 


calonjuarabolaBarcelona berhasil menang besar atas Real Sociedad di pekan ke-28 La Liga 2020-21 di Anoeta, Senin (22/03/2021) dini hari WIB.

Barcelona awalnya sempat mendapatkan perlawanan alot dari Sociedad. Blaugrana baru bisa membuka skor pada menit ke-37 melalui Antoine Griezmann.

Mereka kemudian menambah dua gol lagi melalui Sergino Dest pada menit ke-43 dan 53.Lionel Messi kemudian ikut mencetak gol pada menit ke-56.



Ousmane Dembele membuat Barca unggul 0-5 dengan golnya pada menit ke-71. Namun enam menit kemudian Sociedad berhasil membalas satu gol via Ander Barrenetxea.

Barcelona memang sudah unggul jauh. Namun mereka masih tak puas dan akhirnya menambah satu gol lagi pada menit ke-89. Pelakunya siapa lagi jika bukan Lionel Messi.

Pada akhirnya, Barcelona pun berhasil menang telak atas Real Sociedad dengan skor 1-6. Kemenangan ini pun menuai beragam reaksi dari netizen, khususnya fans Blaugrana.

Simak saja beragam reaksi mereka di bawah ini Bolaneters.



Sumber : www.calonjuarabola.blogspot.com

Klasemen Liga Spanyol: Real Madrid dan Barcelona Terus Pepet Atletico Madrid!!!

 


CalonjuarabolaLiga Spanyol 2020-2021 tak mengalami perubahan selepas jornada 28. Atletico Madrid  masih kukuh di puncak dengan nilai 66. Posisi Los Rojiblancos terus dikuntit oleh Barcelona dan Real Madrid di urutan dua dan tiga.


Dari ketiga kesebelasan itu, Real Madrid lebih dulu bermain pada Sabtu 20 Maret 2021 kontra Celta Vigo. Los Blancos sukses memetik kemenangan 3-1. Tambahan tiga poin itu membawa mereka naik ke posisi dua klasemen sementara dengan nilai 60.

Koleksi poin itu membuat Real Madrid mendekati perolehan tetangganya, Atletico, dengan selisih tiga angka. Namun, Los Colchoneros baru bermain menghadapi Alaves pada Senin (22/3/2021) dini hari WIB.

Real Madrid mengintai di posisi tiga

Tekanan hebat dirasakan Atletico Madrid. Betapa tidak, mereka harus meraih tiga angka agar tidak terus dikejar Real Madrid dan Barcelona. Beruntung, mereka punya Luis Suarez yang mencetak gol tunggal kemenangan atas Alaves.

Tambahan tiga angka itu memastikan Atletico Madrid mengumpulkan 66 poin dari 28 pertandingan. Tekanan kini beralih ke Barcelona. Sebab, posisi mereka diambil alih Real Madrid dan di saat bersamaan, Atletico terus menjauh.

Beban semakin berat karena Barcelona harus bertandang ke markas penghuni peringkat lima, Real Sociedad. Bukan Barcelona namanya kalau tidak mampu keluar dari tekanan. Blaugrana bahkan berpesta gol di Stadion Anoeta.

Lionel Messi dan kawan-kawan sukses mempermalukan Real Sociedad berkat kemenangan telak 6-1! Tiga angka dari lawatan ke region Basque itu menambah koleksi poin Barcelona menjadi 62. Mereka sukses mendongkel Real Madrid sekaligus menjaga jarak aman dengan Atletico Madrid di puncak.

Sementara itu, hasil imbang 1-1 melawan Real Valladolid tidak menggoyahkan posisi Sevilla di tangga keempat. Los Nervionenses mengukir 55 poin dan unggul 10 angka dari dua kesebelasan di bawahnya, Real Sociedad dan Real Betis.

Sociedad dan Betis sama-sama mengoleksi 45 angka. Posisi keduanya terus dikuntit oleh Villarreal yang mengumpulkan nilai 43. Praktis, empat kesebelasan itu bersaing untuk satu tiket ke Liga Champions 2021-2022.

Dengan sisa 10 pertandingan lagi, peluang Real Sociedad, Real Betis, dan Villarreal menggeser Sevilla cukup terbuka lebar. Bagi Anda yang ingin melihat klasemen lengkap Liga Spanyol, silakan klik di sini.

Sumber : www.calonjuarabola.blogspot.com


5 Alasan Real Madrid Bakal Menang Mudah di Markas Celta Vigo, dari H2H hingga Benzema

 


Calonjuarabola - Real Madrid akan bertandang ke markas Celta Vigo untuk melakoni pertandingan jornada ke-28 La Liga 2020/21, Sabtu (20/3/2021) malam WIB nanti.

Real Madrid saat ini masih menduduki peringkat ketiga di klasemen La Liga dengan perolehan poin 57, tertinggal dua agka dari tim peringkat kedua, Barcelona.

Artinya, jika mampu mengalahkan Celta Vigo, maka Real Madrid untuk sementara bakal menyalip Barcelona sekaligus mendekatkan diri dengan sang pemuncak, Atletico Madrid yang kini memiliki poin 63.

Jika dilihat dari sejumlah aspek, Real Madrid tampaknya tak akan menemukan kesulitan berarti untuk membawa pulang tiga poin dari Balaidos. Berikut ulasan selengkapnya.

Tren Tak Terkalahkan Real Madrid
Real Madrid tak terkalahkan dalam sembilan laga terakhirnya di semua kompetisi. Tim asuhan Zinedine Zidane menang tujuh kali dan seri dua kali.

Dari sembilan laga tersebut, Real Madrid tercatat hanya kebobolan lima gol. Jelas ini menjadi modal yang sangat berharga untuk menantang Celta Vigo.

Rekor Tandang Real Madrid Sedang Bagus
Secara lebih spesifik, Real Madrid juga dijagokan menang di Balaidos karena tengah memiliki rekor tandang yang sedang bagus-bagusnya.

Real Madrid tercatat tak pernah menelan kekalahan dalam sembilan laga tandang terakhir yang mereka jalani di pentas La Liga.

Unggul Head to Head Lawan Celta Vigo
Lebih jauh lagi, Real Madrid sangat berpeluang untuk meraih kemenangan di Balaidos karena memiliki rekor head to head yang bagus melawan Celta Vigo.

Real Madrid tercatat tak terkalahkan dalam sembilan laga terakhir mereka melawan Celta Vigo di semua kompetisi, terdiri dari enam kemenangan dan tiga hasil imbang.

Modal dari Liga Champions
Tengah pekan kemarin, Real Madrid sukses mengandaskan Atalanta dengan skor 3-1 untuk memastikan kelolosan ke babak perempat final Liga Champions 2020/21 dengan skor agregat 4-1.

Jelas ini menjadi modal yang sangat berharga bagi Real dalam lawatan mereka ke markas Celta Vigo kali ini.

Ketajaman Karim Benzema
Karim Benzema sedang panas-panasnya. Striker asal Prancis itu tercatat selalu bisa mencetak gol dalam lima penampilan terakhirnya untuk Madrid di semua ajang.

Total enam gol dicetak Benzema dalam lima laga tersebut, sekaligus membuatnya musim ini sudah mencetak 21 gol bagi Re Madrid dis ema kompetisi.

Starting XI Pemain yang Tersingkir dari UCL: Trisula Ronaldo - Suarez - Messi Menakutkan


Calonjuarabola
- Babak 16 Besar Liga Champions musim 2020/2021 baru saja usai. Sebanyak delapan tim telah memastikan tempatnya untuk berlaga di babak perempat final.

Inggris menjadi negara dengan wakil paling banyak di perempat final. Mereka menyumbangkan tiga tim.

Sedangkan, Jerman mampu mengirim dua wakilnya ke fase ini. Tidak ada wakil Italia pada babak perempat final.

Tim-tim yang akan berlaga di delapan besar adalah Bayern Munchen, Borussia Dortmund, Chelsea, Liverpool, Manchester City, PSG, Porto dan Real Madrid.

Perempat final Liga Champions musim ini dipastikan tanpa dua megabintang, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Sebab, pemain itu gagal membawa timnya lolos dari babak 16 Besar lantaran hasil buruk yang didapat.

Selain Ronaldo dan Messi, masih banyak pemain bintang yang juga harus gugur pada babak 16 besar Liga Champions. Siapa saja?

Berikut ini starting XI berisikan pemain yang tersingkir di babak 16 besar Liga Champions musim ini dengan menggunakan formasi 3-4-3.

Kiper - Jan Oblak

Kiper Atletico Madrid, Jan Oblak.

Jan Oblak merupakan kiper andalan Atletico Madrid. Pemain asal Slovenia itu tidak pernah absen membela Atletico dalam ajang Liga Champions musim ini.

Dari delapan pertandingan di Liga Champions, Oblak mencatatkan dua clean sheet dan kemasukan 11 gol. Kiper berusia 28 tahun ini gagal melaju ke babak 16 besar setelah dikalahkan Chelsea.

Bek - Jose Gimenez

Jose Gimenez sudah memperkuat Atletico Madrid sejak tahun 2013 lalu. Pemain asal Uruguay itu sekarang menjadi andalan di lini belakang Los Rojiblancos dan tampil cukup solid.

Gimenez sering diganggu cedera pada musim inisehingga hanya bisa tampil dalam empat pertandingan di Liga Champions. Ia tampil selama 90 menit penuh saat Atletico kalah 2-0 dari Chelsea di Stamford Bridge.

Bek - Matthijs de Ligt

Selebrasi Matthijs De Ligt usai membobol gawang Torino di ajang Derby Della Mole

Matthijs de Ligt bergabung dengan Juventus pada musim lalu. Namun, pemain asal Belanda itu baru menjadi pilihan utama di lini belakang Bianconeri pada musim ini.

De Ligt tampil lima kali di Liga Champions musim ini. Sayangnya, mantan pemain Belanda itu tidak mampu mengantarkan Juventus melewati hadangan Porto di babak 16 besar.

Bek - Dayot Upamecano

Dayot Upamecano

Dayot Upamecano tampil reguler di lini belakang RB Liepzig. Bek asal Prancis tersebut mencatatkan tujuh penampilan di Liga Champions musim ini.

Upamecano tampil selama 90 menit penuh bersama RB Leipzig dalam dua leg melawan Liverpool di babak 16 besar. Sayangnya, sang pemain tidak mampu mencegah timnya menderita kekalahan.

Winger Kiri - Ansu Fati

Penyerang muda Barcelona, Ansu Fati.

Ansu Fati digadang-gadang menjadi bintang masa depan Barcelona. Pemain berkewarganegaraan Spanyol ini mampu menunjukkan performa yang sangat mengesankan meski usianya baru menginjak 18 tahun.

Fati mendapat cedera parah sehingga sang pemain terpaksa menepi untuk jangka waktu yang lama pada musim ini. Alhasil, sang pemain hanya bermain dalam tiga pertandingan di Lgia Champions musim ini.

Gelandang Tengah - Frenkie De Jong

Gelandang Barcelona Frenkie De Jong dibayangi gelandang Real Madrid Casemiro dalam laga El Clasico di Santiago Bernabeu, Senin (2/3/20) dini hari WIB. © AP Photo

Frenkie De Jong sekarang menjadi pemain penting di lini tengah Barcelona. Gelandang asal Belanda itu tampil tujuh kali di Liga Champions musim ini termasuk dalam dua pertandingan melawan PSG.

De Jong dikenal sebagai pemain serbabisa. Selain gelandang, pemain 23 tahun ini juga sering dimainkan sebagai bek tengah di Barcelona.

Gelandang Tengah - Sergej Milinkovic-Savic

Sergej Milinkovic-Savic

Sergej Milinkovic-Savic mampu menunjukkan kualitasnya sebagai gelandang bersama Lazio. Pemain berusia 26 tahun itu selama ini berperan sebagai motor serangan dari Lazio.

Savic memperkuat Lazio dalam tujuh pertandingan Liga Champions termasuk dalam dua pertandingan melawan Bayern Munchen. Ia membuat satu assist dari penampilannya tersebut.

Winger Kanan - Federico Chiesa

Selebrasi Federico Chiesa usai bikin gol pada laga Sampdoria vs Juventus, Serie A 2020/21.

Federico Chiesa baru bergabung dengan Juventus pada musim ini. Akan tetapi winger asal Italia itu mampu menunjukkan performa yang menawan pada musim pertamanya di Turin.

Chiesa mencatatkan delapan penampilan di Liga Champions musim ini. Pemain berusia 23 tahun tersebut berhasil mencetak empat gol dan satu assist dari penampilannya tersebut.

Penyerang Kiri - Cristiano Ronaldo

Penyerang Juventus, Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo merupakan mesin gol utama Juventus. Sayangnya, bintang Portugal itu tidak mampu mengantarkan timnya melaju ke babak perempat final.

Ronaldo memperkuat Juventus dalam enam pertandingan di Liga Champions musim ini. Dari jumlah itu, mantan pemain Sporting Lisbon tersebut mampu mencetak empat gol dan dua assist.

Penyerang Tengah - Luis Suarez


Bomber Atletico Madrid, Luis Suarez

Luis Suarez meninggalkan Barcelona dan bergabung dengan Atletico Madrid. Bomber asal Uruguay itu mampu tampil sangat tajam bersama klub barunya di ajang La Liga musim ini.

Namun, ketajaman Suarez itu tidak menular pada kompetisi Liga Champions. Mantan pemain Liverpool itu gagal mencetak gol dalam enam penampilannya di kompetisi Eropa bersama Los Rojiblancos.

Penyerang Kanan - Lionel Messi


Ekspresi kekecewaan Lionel Messi usai gagal mencetak gol penalti, PSG vs Barcelona, Liga Champions 2020/21.

Lionel Messi masih menunjukkan performa yang mengesankan bersama Barcelona. Sayangnya, Barcelona tak mampu mengatasi perlawanan PSG pada babak 16 besar Liga Champions.

Messi mencatatkan enam penampilan di Liga Champions bersama Blaugrana musim ini. Bintang berusia 33 tahun tersebut berhasil mencetak lima gol dan dua assist dari penampilannya tersebut.


Sumber : www.calonjuarabola.blogspot.com

Potensi Laga Big Match Perempat Final Liga Europa: Kemungkinan Arsenal Vs Manchester United, Masih Ada AS Roma Juga Lho


Calonjuarabola - Leg kedua babak 16 besar Liga Europa 2020/2021 sudah beres digelar sepanjang Jumat (19/03/2021) dini hari WIB. Kini sudah diketahui delapan tim yang memastikan lolos ke perempat final.

Delapan tim tersebut adalah Ajax (Belanda), Arsenal (Inggris), Dinamo Zagreb (Kroasia), Granada (Spanyol), Manchester United (Inggris), Roma (Italia), Slavia Praha (Rep Ceska), dan Villarreal (Spanyol).

Kini semua tim akan menunggu drawing atau pengundian babak perempat final pada pukul 19.00 WIB, Jumat, 19 Maret 2021 di Nyon, Swiss.

Drawing turut menentukan bagan untuk semifinal dan final. Live streaming drawing perempat final Liga Europa bisa Anda saksikan di situs resmi UEFA.com.

Yang menarik dari drawing perempat final Liga Europa, tidak ada lagi regulasi tim dari satu negara tidak akan bertemu. Artinya muncul opsi Arsenal bersua Manchester United atau Granada versus Villarreal. Jangan lupakan juga masih ada tim papan atas Liga Italia, AS Roma.

Mengutip situs resmi UEFA, tercatat Arsenal baru dua kali bertemu Manchester United di kompetisi Eropa. Hasilnya Arsenal selalu menelan kekalahan.

Tentu sangat menarik menunggu jika menang dua tim dengan sejarah rivalitas panjang Liga Inggris ini bertemu pada perempat final Liga Europa.

  • Ajax (Belanda)
  • Arsenal (Inggris)
  • Dinamo Zagreb (Kroasia)
  • Granada (Spanyol)
  • Manchester United (Inggris)
  • Roma (Italia)
  • Slavia Praha (Rep Ceska)
  • Villarreal (Spanyol)

Drawing atau pengundian babak perempat final berlangsung pada pukul 19.00 WIB, Jumat, 19 Maret 2021 di Nyon, Swiss. Live streaming drawing perempat final Liga Europa bisa Anda saksikan di situs resmi UEFA.com.

Sumber : www.calonjuarabola.blogspot.com

Rapor Pemain Manchester United Saat Kalahkan AC Milan: Pogba Si Barokah, Bruno 'Hilang' Lagi


Manchester United berhasil memastikan diri lolos ke perempat final Liga Europa. Setelah mereka mengalahkan AC Milan di San Siro dengan skor 1-0.

Bertandang ke San Siro, Manchester United punya misi yang sulit. Mereka harus minimal mencetak satu gol di kandang Milan, karena Milan punya keuntungan satu gol tandang.

Benar saja, Milan bisa dikatakan membuat MU menderita terutama di babak pertama. Setan Merah ditekan habis-habisan sepanjang 45 menit pertama.

Namun angin perubahan datang di babak kedua. Paul Pogba yang masuk menggantikan Marcus Rashford sukses mencetak gol semata wayang di laga ini dan memastikan MU lolos ke perempat final.

Namun di laga ini ada beberapa pemain Manchester United tampil menonjol dan beberapa lainnya tampil mengecewakan. Siapa saja mereka? Yuk intip di bawah ini.

Dean Henderson - 8.0 

Kiper Manchester United Dean Henderson.

Dean Henderson menjadi salah satu alasan Manchester United bisa menang melawan AC milan di laga ini.

Ia tampil sigap dan tenang sejak menit pertama, meski Milan kerap menebar ancaman. Ia membuat empat penyelamatan di laga ini, salah satunya adalah penyelamatan gemilang yang menggagalkan sundulan Zlatan Ibrahimovic yang sangat nyaris menjadi gol.

Luke Shaw - 7.0 

Pemain Manchester United, Luke Shaw.

Luke Shaw lagi-lagi menjadi salah satu pemain yang disiplin di skuat Manchester United.

Dalam bertahan, ia sangat disiplin dan sukses membuat Saelemaekers mati kutu. Namun sayang kontribusi menyerangnya tidak sebagus biasanya.

Harry Maguire - 7.8

Kapten Manchester United, Harry Maguire

Kapten Manchester United itu kembali menunjukkan kelasnya sebagai bek seharga 80 juta pounds.

Tenang di dalam kotak penalti, sangat dominan dalam duel udara sehingga Milan kesulitan mengancam gawang MU. Hanya saja di babak pertama ia kerap telat kembali saat maju menyerang sehingga serangan balik Milan bikin was-was.

Victor Lindelof - 8.3

Victor Lindelof

Victor Lindelof kami nobatkan sebagai bek terbaik Manchester United di pertandingan ini.

Solid dalam bertahan dan disiplin tidak sering tergoda untuk maju seperti tandemnya. Membuat dua intersep krusial yang sebenarnya berpotensi menghasilkan gol bagi Milan.

Aaron Wan-Bissaka - 7.3

Aaron Wan-Bissaka - 7.3

Bek kanan Manchester United, Aaron Wan-Bissaka, di laga melawan Southampton di pekan ke-22 Premier League 2020/2021 © AP Photo

Kembali menjadi sosok yang bisa di andalkan di sisi kanan pertahanan MU.


Rade Krunic dan Diogo Dalot yang diplot sebagai sayap kiri Milan oleh Pioli kesulitan untuk menembus pertahanan sang bek.

Di babak pertama kurang aktif membantu serangan, namun di babak kedua ia membuat beberapa percobaan yang cukup bagus.

Fred - 7.2

Gelandang Manchester United, Fred

Gelandang asal Brasil ini bermain dengan cukup solid di laga ini.

Ia kerap memotong aliran bola Milan dan melapisi pertahanan MU. Namun ia kerap panik ketika dipress oleh pemain Milan terutama di babak pertama sehingga akurasi umpannya cukup buruk.

Scott McTominay - 7.5

Selebrasi Scott Mctominay usai membobol gawang West Ham di putaran kelima Piala FA 2020-2021

Sama seperti tandemnya, McTominay tampil dengan sangat baik di laga ini.

Tergolong tenang, ia juga sering turun sampai ke kotak penalti MU untuk membantu pertahanan. Namun seperti Fred, McTominay kerap kesulitan mengalirkan bola karena mendapatkan pressing dari pemain Milan.


Marcus Rashford - 6.0

Penyerang Manchester United, Marcus Rashford

Dipercaya menjadi starter, Rashford sama sekali tidak menebar ancaman ke gawang Milan.

Ia kerap kehilangan bola dan tidak membuat pergerakan berbahaya. Hal ini mungkin disebabkan juga ia tidak banyak mendapatkan asupan bola. Ia ditarik keluar di paruh pertandingan dan digantikan oleh Paul Pogba.

Bruno Fernandes - 6.2

Ekspresi Bruno Fernandes seusai pertandingan Crystal Palace vs Manchester United

Lagi-lagi, playmaker asal Portugal ini gagal menunjukkan magisnya sepanjang pertandingan.

Gampang kehilangan bola, umpan-umpan kuncinya banyak yang tidak akurat. Salah satu kontribusi terbaik Fernandes di laga ini adalah ia membantu membuka ruang bagi Pogba untuk menembak ke gawang Donnarumma.

Daniel James - 7.0

Bintang Manchester United, Daniel James merayakan gol ke gawang Newcastle, Senin (22/2/2021) © Pool Getty

Kecepatan winger Wales ini kerap menjadi momok bagi lini pertahanan Milan.

Namun sang wingeer kesulitan untuk melepaskan umpan yang berbahaya saat sudah berada di kotak penalti lawan.

Di babak pertama ia terlalu egois saat melakukan serangan balik dan tidak mau mengumpan ke Rashford sehingga peluang emas itu digagalkan bek Milan. Namun sisi positifnya James rajin membantu pertahanan MU di laga ini.

Mason Greenwood - 6,5 

Selebrasi Mason Greenwood usai membobol gawang West Ham

Greenwood pada laga ini dipercaya menjadi starter setelah Edinson Cavani batal bertolak ke Milan karena cederanya kambuh.

Di babak pertama ia bisa dikatakan nyaris menghilang. Namun itu bukan sepenuhnya salah sang pemain karena ia tidak mendapatkan supply bola yang cukup dari lini tengah.

Di babak kedua bermain lebih baik setelah Daniel James dimajukan jadi striker, namun masih kurang mengancam pertahanan Milan.

Paul Pogba - 9.0 (Pemain Pengganti)

Selebrasi Paul Pogba usai mencetak gol di laga AC Milan vs Manchester United, Liga Europa 2020/21. © AP Photo

Pemain terbaik di laga AC Milan vs Manchester United ini jatuh ke tangan Paul Pogba.

Masuk menggantikan Rashford di jeda pertandingan, Pogba hanya butuh waktu tiga menit untuk membobol gawang Milan.

Namun kontribusi terbesarnya adalah ia membuat lini tengah MU tidak banyak kehilangan bola saat dipress pemain Milan. Overall, ia menjadi gamechanger MU di laga ini.

Sumber : www.calonjuarabola.blogspot.com


Pertukaran Paulo Dybala dengan Antoine Griezmann, Mungkinkah Terjadi?


INDOWIN99
Dua klub raksasa Eropa, Juventus dan Barcelona, dikabarkan akan melakukan transaksi pertukaran pemain lagi. Kali ini melibatkan dua nama, Paulo Dybala dan Antoine Griezmann.

Dybala sempat menjadi idola pendukung Juventus. Aksinya yang memukau di atas lapangan dan persembahan gol serta assistnya membuat No.10 ikonik milik Juventus jadi bisa bersandar di punggungnya.

Sayangnya, belakangan ini performanya menunjukkan penurunan. Tanda-tanda penurunan sebenarnya sudah terlihat sejak musim terakhir Massimiliano Allegri duduk di kursi kepelatihan.

Aksinya sempat membaik ketika Bianconeri ditangani Maurizio Sarri. Namun pada musim ini, saat Juventus diasuh Andrea Pirlo, Dybala lebih sering menjadi penghuni ruang perawatan.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2

Dybala Ditukar Griezmann?

Situasi kontraknya pun membuat pihak klub gerah. Dari beberapa laporan yang beredar, klub sudah menyodorinya kontrak baru untuk ditandantangani. Namun sampai saat ini, ia tak kunjung melakukannya.

Kontrak Dybala yang sekarang hanya berlaku sampai tahun 2022, sehingga musim panas ini akan jadi kali terakhir Juventus bisa mendapatkan keuntungan dari kepergiannya. Corriere dello Sport mengabarkan kalau Juventus ingin menukarnya dengan Griezmann.

Performa Griezmann sendiri tidak begitu baik semenjak didatangkan pada tahun 2019 lalu. Namun, bukan berarti Griezmann pemain yang buruk. Ia bersinar selama lima musim memperkuat Atletico Madrid.

2 dari 2

Mirip Pertukaran Arthur-Pjanic

Besar kemungkinan, seperti yang tercantum pada laporan, kedua klub bakal menggunakan skema pertukaran yang dulu pernah dilakukan pada tahun 2020. Pertukaran tersebut melibatkan Miralem Pjanic dan Arthur Melo.

Perlu dicatat bahwa ini tidak sepenunya pertukaran murni. Juventus harus mengeluarkan uang karena harus menambal selisih harga di antara kedua pemain.

Barcelona dan Juventus menyepakati harga Pjanic di angka 60 juta euro. Sementara Arthur, berhubung usianya lebih muda, disepakati pada angka 72 juta euro. Dengan demikian, Bianconeri harus membayar Barcelona 12 juta euro.

(Corriere dello Sport - via Marca)

Sergio Ramos: Saya Akan Terima Lionel Messi di Real Madrid, 100 Persen!


INDOWIN99 - Kapten Real Madrid, Sergio Ramos, memastikan akan membuka pintu bagi Lionel Messi jika ingin bergabung. Di sisi lain, Ramos memastikan kepindahannya ke Barcelona adalah hal yang mustahil.

Kontrak Lionel Messi bersama Barcelona akan habis pada Juni 2021 nanti. Sejauh ini, belum ada keputusan akhir yang dibuat oleh Messi walau Barcelona telah memiliki presiden baru yakni Joan Laporta.

Laporta sendiri sangat percaya diri bisa membuat Messi bertahan di Barcelona lebih lama. Sesaat setelah ditetapkan sebagai presiden Barcelona, kontrak La Pulga memang jadi prioritas bagi Laporta.

1 dari 2

Lionel Messi ke Real Madrid?

Lionel Messi dikaitkan dengan banyak klub top Eropa. PSG diklaim sangat tertarik pada jasa pemain 33 tahun itu. Lalu, ada Manchester City yang sejak awal musim lalu memantau Messi.

Lalu, apakah ada peluang bagi Messi untuk pindah ke Real Madrid musim depan?

"Apakah saya akan menerima Messi di Real Madrid? 100 persen. Tanpa keraguan. Saya bahkan akan mengundangnya ke rumah saya untuk membantunya (tertawa)!," ucap Sergio Ramos kepada Ibai on Twitch dikutip dari Metro.

Ramos hanya berkelakar soal transfer Lionel Messi ke Real Madrid. Jika melihat rivalitas Madrid dan Barcelona, juga status Messi dan loyalitasnya ke klub asal Catalan, sulit untuk melihatnya menyeberang ke ibu kota Spanyol.

2 dari 2

Sergio Ramos ke Barcelona?

Seperti halnya Messi ke Real Madrid, Sergio Ramos juga menutup pintu untuk pindah ke Barcelona. Pemain 34 tahun itu tidak akan bergabung dengan klub yang bermarkas di Camp Nou walau mendapat gaji besar.

"Saya tidak akan pernah bermain untuk Barcelona, walau mendapat 50 juta euro atau untuk 70 juta euro per tahun. Ada beberapa hal yang tidak bisa dibeli dengan uang. Mustahil," kata Sergio Ramos.

Sergio Ramos sendiri belum bisa dipastikan masa depannya di Real Madrid. Kontraknya akan habis pada Juni 2021 nanti dan sejauh ini belum ada kesepakatan baru dengan Real Madrid.

Sumber: Metro


Inter Milan Tutup Peluang Rekrut Lionel Messi dari Barcelona, Apa Alasannya?


Indowin99
- Inter Milan lewat sang petinggi, Javier Zanetti menegaskan timnya tak memiliki rencana untuk merekrut bintang Barcelona, Lionel Messi pada jendela transfer musim panas mendatang.

Seperti diketahui, kontrak Messi di Barcelona bakal berakhir pada penghujung musim ini. Hingga kini belum ada tanda-tanda La Pulga akan meneken kontrak baru.

Jika situasi ini tetap bertahan hingga musim panas mendatang, maka Messi bisa bergabung dengan klub lain secara gratis. Sejumlah klub diyakini siap bergerak untuk memboyong pemain 33 tahun itu.

1 dari 3

Penegasan Zanetti

Inter sebagai peminat Messi sejak lama pun kembali dijagokan untuk memboyong sang bintang ke Giuseppe Meazza. Namun, Zanetti merasa bahwa Messi bakal bertahan di Camp Nou.

"Kami tidak bisa mengatakan itu, dia adalah pemain Barcelona dan dia menghabiskan seluruh kariernya di sana. Saya rasa dia akan terus bertahan di sana. Kami fokus pada tim yang kami miliki,"ujar Zanetti kepada ONTime Sports.

"Kami harus fokus pada diri kami sendiri, kami fokus pada pertandingan berikutnya. Semua orang melakukannya dengan sangat baik." tambahnya.

2 dari 3

Soal Messi ke Serie A

Lebih lanjut, Zanetti juga ditanya siapa yang lebih hebat antara Messi atau Diego Maradona, serta pendapatnya tentang kemungkinan Messi pindah ke Serie A mengikuti jejak Cristiano Ronaldo.

“Saya tidak bisa membuat perbandingan, mereka berdua [Messi dan Maradona] adalah juara yang hebat,” tutur Zanetti.

“Selalu bagus ketika pemain besar pindah ke Serie A. Ketika Cristiano Ronaldo tiba, itu bagus untuk liga,” tambah sosok yang menjabat sebagai wakil presiden Inter tersebut.

3 dari 3

Soal Inter di Bawah Asuhan Conte

Zanetti juga mengaku senang dengan performa Inter di bawah asuhan Antonio Conte yang kini tengah bertengger kokoh di puncak klasemen Serie A.

"Antonio Conte melakukan pekerjaan yang bagus dalam mengembangkan pemain kami. Kami berada di puncak klasemen Serie A dan dia serta para pemain pantas mendapatkan pujian," pungkas Zanetti.

Sumber: ONTime Sports

Highlights Manchester United vs AC Milan 1-1 | Liga Europa 2020/2021

 

Duel Manchester United vs AC Milan dalam leg pertama 16 besar Liga Europa 2020/21, Old Trafford, Jumat (12/3/2021) dini hari WIB, berakhir imbang dengan skor 1-1.

MU unggul terlebih dahulu melalui sundulan wonderkid mereka, Amad Diallo (50'). Namun, Milan bisa menyamakan kedudukan di ujung laga melalui sundulan terarah Simon Kjaer (90+2')

Berikut cuplikan pertandingan Manchester United vs AC Milan di 16 besar Liga Europa selengkapnya:

Susunan pemain

MANCHESTER UNITED (4-2-3-1): Dean Henderson; Aaron Wan-Bissaka (74' Brandon Williams), Eric Bailly, Harry Maguire, Alex Telles; Scott McTominay, Nemanja Matic; Daniel James (74' Luke Shaw), Bruno Fernandes (73' Fred), Anthony Martial (46' Amad Diallo); Mason Greenwood.

MILAN (4-2-3-1): Gianluigi Donnarumma; Davide Calabria (74' Pierre Kalulu), Simon Kjaer, Fikayo Tomori, Diogo Dalot; Soualiho Meite, Franck Kessie; Alexis Saelemaekers (69' Samuel Castillejo), Brahim Diaz (69' Sandro Tonali), Rade Krunic; Rafael Leao.

Sumber : www.bola.net

Malam Pedih Leo Messi: Bikin Gol Spektakuler, Gagal Penalti, dan Tersingkir

 


Lionel Messi harus mengubur mimpi menjuarai Liga Champions musim ini. Messi sudah berjuang semaksimal mungkin, hanya Barcelona yang terbukti kurang tangguh.

Terkini, Kamis (11/3/2021), Barcelona bermain imbang 1-1 dalam lawatan ke markas PSG di leg kedua 16 besar Liga Champions 2020/21. Hasil ini tidak cukup untuk Barca.

Di leg pertama di Camp Nou lalu Barca kalah telak dengan skor 1-4. Artinya Blaugrana tersingkir dengan agregat 2-5, dan memang layak tersingkir.

Duel di Paris tadi berlangsung sengit, khususnya pada 45 menit pertama. Barca menciptakan begitu banyak peluang, hanya finishing mereka buruk dan kurang beruntung.

Messi pun sekali lagi harus memendam kecewa gagal di Liga Champions, yang mungkin saja jadi Liga Champions terakhirnya bersama Barcelona.

1 dari 3

Gol spektakuler dari luar kotak penalti

Messi tetap Messi. Dia bisa mencetak gol dari mana saja, tiba-tiba, tidak terduga, dan mengejutkan.

Kali ini Messi mengejutkan Keylor Navas dengan sepakan jarak jauh dari luar kotak penalti. Dia mendapatkan bola di tengah, mengecoh ke kiri, lalu boom!

Sepakan kaki kiri Messi melengkung keras, menghujam ke sudut kanan atas gawang Navas. Eks kiper Real Madrid ini jelas tidak siap menghadapi bola seperti itu.

Menurut Opta, ini merupakan gol ke-19 Messi dari luar kotak penalti di Liga Champions. Dia hanya kalah dari Cristiano Ronaldo (20).

2 dari 3

Gagal penalti

Usai mencetak gol spektakuler, Messi masih sangat berbahaya bersama Barcelona. PSG benar-benar terkurun di wilayah mereka sendiri dan sulit membawa bola.

Sampai akhirnya di menit ke-45, Barca mendapatkan hadiah penalti usai Kurzawa menjatuhkan Griezmann di kotak terlarang. Tentu Messi maju sebagai algojo.

Eksekusi Messi cukup bagus ke kiri, tapi Navas bisa menebaknya dengan baik dan menghentikan bola.

Masih menurut Opta, ini pertama kalinya Messi gagal menuntaskan penalti di Liga Champions sejak tahun 2015 lalu kontra Man City.

3 dari 3

Pertama kalinya gagal ke perempat final

Tak hanya itu, kegagalan mencapai perempat final kali ini pun lebih buruk dari kegagalan Barca beberapa tahun terakhir. Sama-sama di fase gugur, hanya kali ini terlalu dini.

Opta mencatat bahwa inilah pertama kalinya sejak musim 2006/07 lalu Barcelona gagal melangkah sampai perempat final Liga Champions. Sebelumnya Barca selalu lolos dalam 13 edisi terakhir secara beruntun.

Sumber : www.bola.net

Hanya Imbang di Paris, Griezmann: Barcelona Tidak Layak Tersingkir


Penyerang
 Barcelona, Antoine Griezmann kecewa berat timnya tersingkir dari kompetisi Liga Champions dini hari tadi. Griezmann menilai timnya sudah berjuang dengan sangat keras sehingga ia merasa El Blaugrana layak melangkah ke babak berikutnya.

Dini hari tadi, Barcelona bertamu ke Parc Des Princes. Mereka menantang PSG di leg kedua babak 16 besar Liga Europa.

Tertinggal 4-1 di leg pertama, Barcelona mencoba membombardir gawang PSG sejak awal. Namun usaha keras mereka itu hanya berbuah hasil 1-1 di akhir laga.

Griezmann kecewa timnya harus tersingkir di laga ini. "Kami tidak layak tersingkir terlalu dini di Liga Champions," buka Griezmann kepada Movistar.

Baca komentar lengkap sang penyerang di bawah ini.

1 dari 3

Sudah Berjuang

Griezmann menyebuyt Barcelona benar-benar berjuang dengan keras untuk memenangkan laga tersebut.

Ia menilai timnya bermain dengan sangat baik, namun sayang dewi fortuna tidak berpihak pada mereka.

"Para fans kamni juga tidak layak melihat tim ini tersingkir, namun inilah kenyataan yang terjadi di lapangan,"

"Kami bermain dengan baik, terutama di babak pertama. Jadi mungkin akan ada penyesalan yang tersisa dalam tim ini,"

2 dari 3

Move On

Griezmann juga berharap timnya tidak larut dalam kekecewaan usai tersingkir di ajang ini.

Ia menyebut bahwa musim 2020/21 masih panjang dan Barcelona harus berjuang untuk memenangkan kompetisi yang tersisa.

"Inilah Liga Champions. Semua hal bisa terjadi di kompetisi ini,"

"Namun jalan kami di musim ini masih panjang. Kami harus terus berjuang," ujarnya.

3 dari 3

Laga Berikutnya

Barcelona akan kembali beraksi di La Liga pada akhir pekan nanti.

Tim asal Catalunya itu dijadwalkan akan menghadapi Huesca di jornada ke-27 La Liga.

Sumber : www.Bola.net